REView: Dance Floor Anthem

July 9th, 2009 by adizmarine

REView lagi! Aku tebak kalian pasti sudah mual ngeliat review kedua dariku! Tapi tunggu dulu, ini seru!

Kalau belum tahu mengenai video klip lagu ini, silahkan cari di youtube.com, keywords-nya Good Charlotte Dance Floor Anthem. Nanti ketemu kok!

Nah, tahu atau belum, saya langsung review saja nih. Ini adalah salah satu hits milik Good Charlotte yang emang keren banget lagunya.

Komposisi intronya, kemudian verse awalnya yang masih tenang, kemudian masuk ke bridge yang memang sudah siap-siap menggebu-gebu, dan CHORUS!!!

Reff-nya memang keren banget. Kolaborasi dentuman bass ditambah suara gitar electric yang benar-benar melebur baik dengan electric-nya keyboard, membuat lagu ini benar-benar dipuji.

Kemudian masuk ke daerah verse 2… disini sudah mulai ada suara gitar rhtym karena sudah melewati tahap Chorus. Tentu saja, ini adalah hukum musik yang baik. Melody juga sudah mulai liar di daerah bridge kedua…

Kemudian masuk ke verse terakhir dengan perantara ‘To The Beat’ sebagai penutup chorus awal… Melody amat terasa.

Kemudian verse terakhir dimana bass dan rhtym berpadu dengan baik menciptakan suara yang benar-benar asyik. Setelah itu, bridge terakhir yang mulai tenang lagi tampak dari suara utama yaitu bass dengan rhtym yang dipelankan.

Akhirnya, chorus yang terakhir sebagai penutup benar-benar terkomposisi dengan teratur! Benar-benar seru!

Yang menonjol dalam hal ini, seperti lagu-lagu Good Charlotte yang lainnya, adalah komposisi electric dari keyboard benar-benar membaur dengan suara alat musik lain tanpa mengubah genrenya menjadi electric sound

Coba dengarkan deh! Pasti ketagihan!

Broken Heart Beneran

July 8th, 2009 by adizmarine

Yah, sudah merupakan nasib yang sudah jauh disana. Akhirnya, benar-benar terkuak bahwa therev bukanlah twitter milik The Reverend.

Ditambah, seorang temanku yang pernah berbicara dengan Rev sendiri bilang bahwa dia tidak punya website sendiri. Paling hanya milik bandnya (Avenged Sevenfold)

Memang sudah nasibku gagal berbisnis…

Dasar pemimpi.

Tapi bukan masalah bisnis saja. Ini masalah perasaan.
Mungkin kalian pikir “Halah, cuma ngefans saja kok bisa begitu?”
Tapi ini bukan ngefans. Aku bener-bener jatuh cinta sama dia.

Aku tahu, tak mungkin aku bisa jadi kekasihnya.
1. Dia sudah punya pacar
2. Keyakinan kami berbeda
3. Yang pasti dia sudah 28 tahun, sedang aku 13 tahun.

Yeah, pada awalnya aku hanya menyukainya saja. Bisa berbicara dengan salah satu band favoritku… Keren! Dan beberapa temanku kagum.
Tapi lama-lama aku merasa, ini bukan sekedar fans.

Setiap kali ada kata-kata ‘The Rev’, entah kenapa hatiku… rasanya deg-degan. Aneh, gugup, marah, sedih, tapi kecanduan juga ada. Memang sih, aku sendiri mau mengakui bahwa aku adalah tipe orang yang mudah senang pada orang. Aku juga mudah jatuh cinta, tetapi hanya pada orang yang benar-benar akrab sama aku saja.

Dan ini bukan sekedar suka, tetapi benar-benar cinta. Karena aku sama sekali bukan fans berat Avenged Sevenfold.

Aku benar-benar ingin menjadi sahabatnya. Aku hanya ingin dia bisa meluangkan waktu berbicara denganku. Hanya sebentar saja. Asalkan aku bisa terlihat membantu di depan matanya, itu bisa membuatku sangat amat puas.

Aku benar-benar berharap.

Jika kalian punya informasi mengenai e-mail milik The Rev, atau James Owen Sullivan, tolong beri tahu aku. Aku benar-benar berharap. Sangat berharap.

I FALL IN LOVE WITH U

July 7th, 2009 by adizmarine

Yeah, aku beneran jatuh cinta sama The Rev. Baik, namanya Jimmy.

Entah mengapa, sejak aku mengenalnya di Twitter, aku sadar bahwa aku menyukainya. Entah dia asli atau tidak, yang pasti tampaknya dia itu keren. Ini aneh, karena aku sama sekali bukan fans beratnya Avenged Sevenfold.

Aku bahkan sadar bahwa bagiku dia gak begitu ganteng, tetapi rasanya senang kalau melihat dia omong-omong denganku di Twitter. Beneran, perasaan ini aneh banget…

Aku tahu dia udah punya pacar, tapi bukan itu keinginanku. Aku gak perlu jadi pacarnya. Aku cuma ingin dia bisa kenal sama aku dan akrab sama aku. Jadi best friend pun tak apa. Bahkan kalau bisa, jadi adopted sister.

Hanya satu impianku yang sampai sekarang aku terus berusaha wujudkan, yaitu bisa membantu mereka mencari ide untuk band mereka. Ya, untuk lirik, terutama. Aku benar-benar berharap dia bisa mengenalku.

Lebih jelasnya aku tulis di blog-ku: http://bukancumacerita.blogspot.com

Good Charlotte and A7X… *Indonesian

June 13th, 2009 by adizmarine

Indonesian:

English version

Jatuh cinta dengan Good Charlotte… buat yang ke 5 kalinya!!!
Apalagi sama Billy Martin *Keyboardist ma guitaristnya…* GILA DIA SEXY BANGET!!! APALAGI DIA JUGA MANIS AND BAIK AND KEREN AND… bapak yang baik, aku harap ^^
Tapi ternyata dia keren gak hanya di musik aja lho! Dia juga keren di GAMBAR!!!!
Ini deviantARTnya!! INI!!!! Oya, juga blog pribadinya… Bloodzilla INI ADALAH BLOG PRIBADINYA!!! alias khusus dia seoraaaaang!!!
Oya, aku juga dapet Twitternya! Gak ketinggalan Twitternya seluruh Good Charlotte malah!!! Entar aku ‘follow’ ah!!

Nah, buat A7X… bukan fans berat, tapi suka lagunya…
Tapi aku mulai seneng sama mereka!!!! Aku dapet akun deviantART yang punya buanyak gambar musisi sama personil band!! Dia ngefans banget ma A7X, jadi bisa bayangin kan betapa banyak fanartnya???!!! Apalagi stylenya itu lho… keren banget!!
Note Dia suka ma boy-boylove alias cowokXcowok… Jadi jangan heran ngeliat fanartnya kayak gitu… *Apalagi Zacky-The Rev… ah, aku lebih milih Synacky ^///^*
DISINI KALIAN BISA LIHAT KEMEGAHANNYA!!!

GOOD CHARLOTTE!!! And some A7X… *English Ver*

June 13th, 2009 by adizmarine

ENGLISH:
Indonesian version

I’m in love of Good Charlotte… for the 5th times… ^^
I’m in love with Billy Martin, keyboardist and guitarist of Good Charlotte. I FREAKING LOVE HIM!!! He’s so awesome! Not only in music, but so do in ARTS!!!!
Check his deviantART at HERE!!!.. Oh, also his blog at Bloodzilla. It’s his PERSONAL blog. Only his. >.Note She likes boy-boy love… so no wonder she has many A7X fanarts somehow like that… *Esp. Zacky-The Rev… I hope she makes Synacky to ^///^*
FIND IT HERE

Indonesia version coming…!!!

NEWBORNS HAS BORE!!!

April 26th, 2009 by adizmarine

Like I said before, aku mau buat comic web, dan, jadi satu!!! Namanya Newborns. Keren gak?

Ceritanya tentang Bully 2 (???), alias lanjutan. Lebih tepatnya side-story sih! Pokoknya, inti daripada cerita tersebut adalah mengangkat beberapa tokoh gak penting, jadi anggota Clique yang kubuat ini.

Sinopsis di berikutnya…

My Webcomic!!!

April 26th, 2009 by adizmarine

Ae all! Long time no update!!!

Oke, sekarang aku mau buat website khusus komik… ada dua nih kayaknya…

Please visit ya!!!

TULEJE STORIES:PROLOG

April 7th, 2009 by adizmarine

Tersebutlah sebuah desa yang sangat amat terpencil di dunia Tubby bernama Desa Kue. Desa tersebut dilalui oleh jalur pegunungan kue tart dan pohon cokelat. Pohon-pohon mint bergoyang tertiup angin beraroma susu. Matahari bayi tertawa tersendat-sendat seperti motor di angkasa.

Seorang anak laki-laki bertubuh lebih berlari seperti anak perempuan ke arah hutan Tubby. Ia tersenyum mengerikan menghadap ke arah hutan, sedangkan tangan kanannya menggenggam kamus seharga dua ribuannya. Ia menoleh memperhatikan sekelilingnya, dan membuka kamus.

“Po…hon… tri… Langit… skai… Matahari… san… Bayi… beibi…” gumam-nya sambil melambaikan tangannya menyapa matahari bayi. “Bahasa Inggris itu keren ya…” Ia tersenyum ngiler.

Kemudian ia berlari ala perempuan lagi, menuju rumah Teletubbies. Ia berharap bisa main seluncuran dari atap rumah-bukit mereka. Namun sayang, tak disangka Teletubbies pindah. Anak itu pun menunduk sedih.

Tetapi ia tak menyerah! Ia perlahan memanjat bukit tersebut untuk mencapai puncaknya. Rupanya keinginannya sangat kuat.

Berkali-kali ia jatuh akibat terpeleset rumput-rumput yang sedemi-kian rupa licin. Tetapi tekadnya sudah bulat. Panas maupun hujan sudah tak bisa menghalanginya lagi.

Setelah beberapa menit penuh perjuangan, akhirnya ia berhasil! Pertamanya ia bengong dan mematung sambil melihat lubang menganga di dekat kakinya. Kemudian ia berteriak kegirangan!!

“Saya berhasil!!” serunya sambil lompat-lompat. Tetapi sayang, ia jatuh… lagi…

Anak itu terus menerus memanjat. Dan setiap kali berhasil ia melompat-lompat sehingga ia jatuh lagi. Matahari bayi menatapnya melas.

Tiba-tiba saja muncullah seekor… seorang Teletubby bernama Muegh. Ia gendut dan brewokan. Rupanya ia adalah seorang makelar rumah Tubby. Pria itu pendek, sehingga jalannya lucu. Ia tersenyum ngiler, seperti yang dilakukan anak gendut tadi.

Muegh melihat anak kecil tadi yang terus menerus memanjat bukit Tubby. Ia berpikir, Wah, dia mau latihan panjat tebing ya… Aku harus tahu namanya… Siapa tahu dia mau mengambilkan boneka teddy bear-ku yang tersangkut di tebing Tubby. Setelah diam sejenak, ia pun mendekati anak itu.

Si anak menyadari kedatangan Muegh dan berhenti memanjat. Pertamanya mereka saling pandang. Tak lama kemudian mereka tersenyum ngiler dan mengangguk-angguk. Si anak tadi melompat-lompat, dan Muegh mengangguk-anggukan kepalanya seirama dengan tubuh si anak. Kemudian setelah si anak berhenti, Muegh bertepuk tangan.

Memang agak konyol, tetapi itulah realita.

Muegh kemudian mengulurkan tangan untuk berjabat tangan. “Nama saia Muegh-Muegh-Uegh. Saia makelar rumah ini. Kamu?”

Si anak membalas jabatannya. “Saya… lapar…” Si anak menjawab.

Muegh merasa kasihan padanya. Ia pun menyerahkan kue lapis legit kepadanya. Si anak menatap kue tersebut, kemudian menganga.

Dalam hitungan detik si anak memakannya tanpa sisa. Si anak mengelap mulutnya dengan kamus dan berkata, “Lapar.” Muegh pun segera memberikan lapis legit lagi kepadanya.

Ternyata si anak masih lapar. Muegh pun memberi lagi, bahkan lebih banyak. Ia tidak khawatir. Pasti lapar setelah memanjat tebing. Memang, dia ini pemanjat profesional… pikir Muegh. Kemudian ia tersenyum sendiri. Teddy bear aku datang!! Biar mama gak marah, tunggu ya!!

Tinggallah satu lapis legit, dan kacaunya si anak masih lapar. Muegh pun memberikannya dengan senang hati, berharap si anak bisa langsung mengambilkan teddy bear-nya selesai makan. Ia pun mecoba mengajak berbicara.

“Jadi.. siapa namamu?” tanya Muegh penuh harap.

Si anak menoleh, dan mengangkat alis. Ia pun membuka-buka kamus. “Rasanya sangat legit.” jawab si anak gak nyambung.

Si Muegh malah tersenyum bangga. Dia sudah menyukai lapis legitnya! Berarti dia mau mengambilkan! “Tapi siapa namamu?”

“Rasanya terlalu legit.”

Begitulah! Setiap kali Muegh menanyakan namanya, si anak selalu menjawab “Rasanya legit.” Rupanya, karena ia sudah berulang kali membaca kamus, ia sudah lupa pada bahasanya sendiri. Maka ‘nama’ terdengar seperti ‘rasa’.

“Iya, iya. Kali ini SIAPA NAMAMU?” tanya Muegh sambil melotot.

Si anak pun juga marah dipelototi. Ah, kalau orang ini gak tahu bahasa Tubby, aku pake bahasa Inggris aja!  Si anak pun mulai membuka kamusnya, mencari kata ‘terlalu’ dan ‘legit’ untuk bahasa Inggris

Hasilnya? ‘Terlalu’ adalah ‘too’ dalam bahasa Inggris. Sedang ‘legit’ tidak ada. Si anak beranggapan, bahwa jika tidak ada di kamus maka bahasa Inggrisnya juga sama. Ia pun berteriak “TOO LEGIT!!!”

“Apa?” tanya Muegh.

“TOO LEGIT!”

“Tulejit?” Muegh meragukannya karena si anak mengucapkan ‘Legit’ menjadi ‘Lejit’; khas Inggris dimana ‘g’ menjai ‘j’ dan huruf ‘t’ samar.

“TOO LEGIT!!”

“TULEJE! Indah sekali namanya!”

Tiba-tiba saja dari balik bukit terdengar lagu rap. Spontan, Tuleje langsung break-dancing dengan lincahnya. Muegh langsung ditariknya menjadi penari latarnya.

Dari balik bukit, Dipsy datang sambil membawa radio di punggungnya. Ternyata ia juga menari walau tak seekstrim Tuleje. Ia pun turun ke bukit dengan heran. “Lho? Siapa kalian? Kamu pasti si makelar rumah! Tapi dia…” Tanpa sadar Dipsy menikmati gerakan Tuleje.

Muegh menjawab, tetapi tak diperhatikan Dipsy. Beberapa saat kemudian ia sadar. “Siapa?”

“Tuleje, Tuan.”

Dipsy tersenyum senang. Kemudian menepuk punggung Tuleje yang masih bergoyang pinggul. “Tuleje, maukah kamu menjadi penari rap bersa-maku?” ajak Dipsy.

Muegh spontan kaget. Ia langsung komplain. “Tetapi, Sir, dia peman-jat tebingku!”

“Sekarang dia asistenku!” tukas Dipsy ketika Tuleje mengangguk-angguk mendengar irama lagu. Padahal Tuleje tidak berniat sama sekali menjawab! “Nah sekarang, kamu tinggal bersamaku sebagai Teletubby. Sekarang, antenamu mau seperti apa?”

Tuleje tidak memperhatikan. Ia mendengarkan lagu dengan senang. To the cafe! Cafe, cafe, cafe!

“Kape.. Kape… kape!” Tuleje menirukan walau tidak benar.

“KAPE!!!” Seru Dipsy senang. “Tetapi apa artinya?”

Tuleje tidak menjawab. Ia terus mengatakan “Kape”.

“Kotak persegi?” tebak Dipsy.

Tuleje mengangguk tanpa sadar… lagi.

“BAIKLAH! ANTENAMU BERBENTUK KOTAK!!!” seru Dipsy.

Tiba-tiba saja tumbuhlah antena berujung kotak di atas kepala Tuleje. Ia tersenyum.

“Tunggu dulu, mau dibawa kemana ia?!” seru Muegh. Ia tidak rela penyelamat bonekanya lari.

“Pulang. Aku tidak menjual rumahku.” Dipsy menjawab cuek.

“Akan kukejar sampai rumahmu!”

Tiba-tiba saja pipa-pipa bermunculan dari permukaan tanah dan berseru, “SAATNYA TELETUBBIES BERPISAH! SAATNYA TELETUBBIES BERPISAH!”

Muegh cuma melongo. “Tuh kan, saatnya aku pulang…” Dipsy meleng-gang pergi bersama Tuleje, masuk lewat seluncuran di atas bukit.

“Awas kau Tuleje…” hardik Muegh.

 

Siapa yang sangka? Orang tidak normal mendapat keberuntungan luar biasa, sedang orang (sedikit) normal justru sebaliknya. Keren, ya?!

Next episode: Latihan Dance dengan gangguan.

Love Love Love F*cking Love….

January 26th, 2009 by adizmarine

Oke, aku benci cinta-cinta gombal kayak remaja sekarang… tapi gw akan beritahu apa “damn!” love itu…

  1. Cinta itu buta… bisa aja kamu membela orang yang kamu anggep bener padahal orang itu pemburu nomer satu yang psikopat (smoga gak t’jadi pada diriku…)
  2. Cinta itu rumit… can’t explain it by words… *soalnya gw males*
  3. Cinta itu gak bisa dipaksain… Kamu gak bisa bilang “Eh, gw suka elu” trus orang itu suruh jadi your love slave… Bisa melanggar UU…
  4. Cinta itu sometime loves us, sometime hates us… Kita gak tahu cinta itu mbela siapa… Kita nawarin payung ke ibu tiri kita berharap kita disayang malah dijadiin pemukul bisbol buat mukul kita.
  5. Cinta itu butuh pengorbanan, tapi jangan sampe kita rela mati diperbudak olehnya… Kalo kita ngancurin potnya orang laen coz gelang adik yang paling disayang banget (padahal licik) oleh kita masuk ke dalemnya… Kita malah diperalat adik kita and dapet bogem si empunya rumah.
  6. Cinta itu harus tulus… Kalo kita cinta dia coz dia kaya, maka lu tuh hewan! Sukanya suka sesuatu yang dibutuhin! Dasar hewan, freaking bastard!
  7. Cinta membuat dunia berputar… Love makes world go around.. Oke, yang satu ini aku nyontek judul Chapter 3 dari Bully PSku… Tapi bener, cinta bisa membuat dunia berputar… Kalo Tuhan gak cinta kita, bumi gak berotasi… bener kan?Ngaco
  8. Cinta itu bisa membunuhmu… Apalagi yang mengkhianati kita itu orang yang paling kita sayangi… (Megaaa… don’t leave me behind…)
  9. Cinta ada di udara… Love is in the air! Kita gak akan pernah nyangka bahwa dimanapun kita berada, cinta bisa dateng kapanpun.
  10. The Last but not Least, CINTA ITU BUKAN COWOK CEWEK YANG BILANG “EH, SAYA CINTA KAMU, MAU JADI PACARKU?”!!!!! CINTA ITU PERASAAN INGIN MELINDUNGI, MEMBERIKAN YANG TERBAIK, DAN SALING BERBAGI KEPADA ORANG YANG KITA ANGGAP BERHARGA!!! CEWEK_CEWEK BISA, COWOK_COWOK JUGA! SEMUA BISA ASAL GAK SAMPE KETERLALUAN (kayak ciuman dll….)

JADI JANGAN ANGGEP CINTA ITU PACARAN! SO MENDING GAK USAH PACARAN TAPI SAHABATAN AJA!

Sahabat itu lebih hebat daripada pacaran lho! Saya sudah buktiin! Kalo pacaran, pacar itu selalu maksa; bisa cemburu; harus menganggap dirinya paling hebat… Kalo sahabat kan bisa berbagi apapun tanpa mengkhawatirkan lainnya!!!

Oke, aku pergi sebelum jadi psikopat beneran. Ta-daaaa~~!!!

Wanna Good Dreams???

January 26th, 2009 by adizmarine

A’ight, guys. Semalem aku maen PS sampe puas… trus cover CD PS ntu gw taruh di bawah bantal….

Dan… SazZaaMm!! Akhirnya gw mimpi tentang PS ntu… Gw masuk ke dalemnya, jadi murid baru di Bullworth, trus ktemu Jimmy yang lagi ngisengin, and gw jadi saingannnya coz gw ternyata sama kuatnya ^^” Ktemu ma cowo’-cowo’ cakep yang muji-muji gw (Ai Luph Derby!!!) And nyalemetin duniaaaa!!!

Tapi habis itu kog ada vampirnya ya? (Maklum, habis liat Twilight!)

Well, aku mimpi geto bukan karna cover CD tsb, tapi akibat apa yang kita liat di mata n direcord di otak… Jadi orang Jepun yang bilang “Put the book on your pillow then cover it by other pillow” itu setengah bener setengah enggak. Kita jadi mimpi kayak buku tsb soalnya hal terakhir yang kita inget is buku itu….

BENER GAK??? YANG PENTING GW SENENG NANTI BISA NGIMPI PSKU LAGEEEEE!!!