Broken Heart Beneran

Yah, sudah merupakan nasib yang sudah jauh disana. Akhirnya, benar-benar terkuak bahwa therev bukanlah twitter milik The Reverend.

Ditambah, seorang temanku yang pernah berbicara dengan Rev sendiri bilang bahwa dia tidak punya website sendiri. Paling hanya milik bandnya (Avenged Sevenfold)

Memang sudah nasibku gagal berbisnis…

Dasar pemimpi.

Tapi bukan masalah bisnis saja. Ini masalah perasaan.
Mungkin kalian pikir “Halah, cuma ngefans saja kok bisa begitu?”
Tapi ini bukan ngefans. Aku bener-bener jatuh cinta sama dia.

Aku tahu, tak mungkin aku bisa jadi kekasihnya.
1. Dia sudah punya pacar
2. Keyakinan kami berbeda
3. Yang pasti dia sudah 28 tahun, sedang aku 13 tahun.

Yeah, pada awalnya aku hanya menyukainya saja. Bisa berbicara dengan salah satu band favoritku… Keren! Dan beberapa temanku kagum.
Tapi lama-lama aku merasa, ini bukan sekedar fans.

Setiap kali ada kata-kata ‘The Rev’, entah kenapa hatiku… rasanya deg-degan. Aneh, gugup, marah, sedih, tapi kecanduan juga ada. Memang sih, aku sendiri mau mengakui bahwa aku adalah tipe orang yang mudah senang pada orang. Aku juga mudah jatuh cinta, tetapi hanya pada orang yang benar-benar akrab sama aku saja.

Dan ini bukan sekedar suka, tetapi benar-benar cinta. Karena aku sama sekali bukan fans berat Avenged Sevenfold.

Aku benar-benar ingin menjadi sahabatnya. Aku hanya ingin dia bisa meluangkan waktu berbicara denganku. Hanya sebentar saja. Asalkan aku bisa terlihat membantu di depan matanya, itu bisa membuatku sangat amat puas.

Aku benar-benar berharap.

Jika kalian punya informasi mengenai e-mail milik The Rev, atau James Owen Sullivan, tolong beri tahu aku. Aku benar-benar berharap. Sangat berharap.

Tags: , , , ,

Leave a Reply